Postingan

"Kurang Menderita"

Sedihnya, ternyata ada standar tak terlihat untuk mendapat simpati. Kalau kamu bukan "korban" yang sempurna: Yang berhati sebersih Cinderella dan Bawang Putih, nggak teraniaya sampai hampir mati, kamu belum bisa dianggap layak untuk mendapat simpati. Masih bisa ketawa kan? Masih bisa jalan? Nggak pincang, nih kalau dilihat-lihat. Masih punya atap? Masih punya ini? Itu? Nyenyenye? Hidupmu masih lebih mudah daripada sebagian besar orang. Siapa yang menetapkan standar itu? Siapa manusia aneh yang dengan percaya dirinya menjadikan standar subjektifnya sebagai standar yang juga harus diakui semua orang? Faktanya adalah, kamu tetep bisa depresi walaupun kamu ngga bayar pajak, punya rumah, punya teman-teman yang suka merayakan eksistensimu. Kamu bisa tetap pengen mati dan bisa tetap menderita internally . Tapi karena kamu punya semua itu, nasibmu jadi sama kaya kelas menengah di negara yang menyebut dirinya berkembang: Invalidasi. Semakin diinvalidasi, bukannya semakin ter-cuci otak...

Rusli Punya Mimpi

Rusli adalah seorang anak biasa seperti anak pada umumnya. Dia tidak terlalu kecil, tidak juga terlalu besar. Tidak terlalu lincah, ataupun terlalu pendiam. Tidak terlalu cerdas, tidak juga terlalu bodoh. Singkatnya, tidak ada hal apapun yang khusus pada dirinya, yang akan membuat orang-orang langsung menengok memperhatikan. Dia hanya anak biasa yang tumbuh di lingkungan yang juga biasa saja. Hingga, pada suatu ketika, Rusli hampir tertabrak truk. Tapi ia berhasil selamat karena Mbah Nunik menariknya tepat waktu. Waktu itu, usia Rusli baru sembilan tahun. Dengan mudahnya, orang-orang dewasa menganggapnya sebagai anak ceroboh , sementara teman-temannya menertawainya karena ketidak hati-hatiannya. Rusli juga ikut tertawa. Hanya Mbah Nunik yang punya pendapat berbeda, "Bocah iku nengah!" Ujarnya saat menyampaikan cerita versinya pada ibu Rusli. Ibu hanya tersenyum, menganggap Mbah Nunik terlalu khawatir. Mana mungkin ada orang yang membahayakan diri sendiri? Lagi pula, menurut i...

What's Love, Exactly? A Love Indicator

Untuk permulaan, tanyakan ini ke diri kita masing-masing, "Apa itu CINTA?" "Darimana kita tahu kalau itu CINTA?" as Elle sang, how does she knows you love her? How does she knows, It's LOVE?! "Apa indikator CINTA?" "Darimana kita tahu kita mencintai dan dicintai dengan benar?" Karena jawabannya akan beda-beda buat setiap orang. Banyak orang yang beranggapan cinta itu sebuah emosi nyata. Well actually , mungkin ini terlalu logika buat orang-orang yang percaya kalau cinta adalah sebuah keajaiban. Tapi apa yang biasanya orang-orang anggap sebagai cinta: Jantung berdegup; salting; merasa nyaman;  butterflies feeling, itu lebih dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan oleh otak yang dihasilkan karena adanya rangsangan dari pikiran sendiri. Jadi, apakah 'gejala cinta' yang kita pikir adalah bukti cinta itu bisa disebut 'CINTA' ketika sebenarnya yang memunculkan gejalanya sendiri adalah diri kita sendiri alias proses kognitif kita sen...

Mungkin, Itu Caranya untuk Tetap Hidup

    "Boleh nggak aku pinjem uang?"      "Lagi?" Suara di seberang telepon tidak menjawab. "Bukannya kemarin kamu baru aja balikin ke Rania, ya?"     "Kok kamu tau? Kalian ngomongin aku di belakang?" Tanya suara Aura yang terdengar berat dan serak.     "Yaiyalah, Ra. Pasti kita ngomongin kamu. Kamu ada masalah apa gimana sih, Ra? Kenapa jadi sering pinjem duit gini? Kamu daftar paylater  ya?" Tuduh Daven.     "Bukan, Ven."     "Terus?"     "Ya pengen pinjem uang aja."  Daven heran. Ia pernah mendengar kasus orang yang punya kelainan hobi mencuri dan berbohong, tapi berhutang?      "Yang bener aja, kocak Lu." Tanggap Daven. Aura hanya menghela napas. Disela-sela helaan napas itu, Daven bisa mendengar suara ingus yang dihirup.     "Kamu nangis, Ra?" Tanya Daven.      "Hmm." Jawab Aura singkat.     "Mau cerita?" Daven menawarkan.     "Nggak tau, Ve...

You Deserve It, Captain Salazar!

Gambar
Hear me. Kemarin aku baru aja selesai maraton rewatch Pirates of the Caribbean 1-5 dan ... Well, actually, I have a lottt to say. Tapi untuk yang satu ini got me emotional and annoyed! Bacalah aku menghibah, mengeluh, menghujat, dan membicarakan The Captain of The Silent Mary, The Dead Man, Captain Armando Salazar! I can tell you, I HATE HIM Apakah aku harus memperkenalkan dia di tulisan ini? Harusnya iya. Tapi aslinya aku malas. Kapten Armando Salazar ini kapten dari armada laut Spanyol ceritanya. Mungkin dia bisa dibilang setara sama James Norrington yang mimpin armada laut Inggris? (Aku ngga tau sih apakah Commodor dan Captain itu jabatan yang setara atau ngga) Intinya dia adalah pemimpin dari armada laut Spanyol, memimpin kapal yang namanya Silent Mary, dan dia terobsesi untuk membantai semua bajak laut di lautan Eropa. He's doing his job passionately . Objectively, that's integrity and responsibility . Suatu hari dia udah membantai dan menghancurkan banyak  kapal bajak la...