Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023

Used to This

Mungkin udah terlalu terlalu terlambat untuk mengubah keadaan. Dari keadaan 'normal' yang jadi 'nggak normal' untuk kembali jadi 'normal' lagi. Terlambat bukan berarti nggak mungkin. Tapi yang jelas butuh effort  lebih banyak. Pertanyaannya, "kamu mau nggak effort banyak untuk kembali ke keadaan normal? Dengan ketidak pastian kemungkinan keberhasilannya. Mau? Yakin? Kenapa? Apa yang akan kamu dapat?" Dan kadang kita justru udah terlalu terbiasa - atau mungkin bukan terlalu terbiasa, tapi terlanjur membiasakan diri

Mastermind Who Made Up Their Relationship

Ada beberapa lirik yang mengingatkan aku untuk nulis tentang mastermind of the relationship  ... lirik lagunya Taylor Swift yang judulnya Mastermind. Sejujurnya aku ngga pernah setuju kalo dalam berelasi - romantis atau relasi apapun - kita perlu  menciptakan  atau mengkondisikan  keadaan atau situasi atau bahkan diri sendiri untuk mendapatkan entah penerimaan atau cinta atau apapun dari sosok yang kita idamkan. Just let us being us, and let the selection do their natural job, I guess? Ketika kita jadi diri sendiri, yang cocok sama kita akan bertahan, dan yang ngga cocok akan pergi dengan sendirinya. Dan kita ga perlu buang-buang energi untuk pura-pura dan jadi orang lain untuk dapat penerimaan. Dan kebetulan, menurutku, ketika kita bisa jadi diri sendiri dengan leluasa, itu langkah pertama untuk merasa damai dalam hidup, sih. Tapi mungkin preferensi masing-masing orang beda jadi, ya ... nggak bisa dipaksakan juga. Dan pemikiranku inipun dinamis, bisa aja berubah di ...

Standar yang Tidak Perlu

Selama kita hidup - selama aku hidup, aku berpapasan dengan banyak sekali standar kehidupan yang seringkali membuat aku muak.  Standar kesuksesan, standar pencapaian, standar kebahagiaan, standar kepuasan, standar untuk penampilan. Ada banyak hal di dunia ini, yang sifatnya subjektif tapi punya standar seolah-olah itu semua bisa diukur dan dinilai dengan "sesuatu". Kamu cantik kalo kamu ... Tinggi, ramping, putih, matanya begini, mukanya begitu, alias, APAAN SIH? Kamu sukses kalo kemu kerja kantoran, kalo gajimu sekian, kalo kamu ini, kalo kamu gitu, APAAN SIH? Kamu sukses kalo kamu udah bisa bawa ortu pergi haji, kalo kamu udah bisa beli rumah, kalo kamu bisa beli mobil, APAAN SIH? Bahkan yang terlucu, Kamu bahagia  kalo kamu udah sukses, cantik, udah menikah, punya anak, suami baik, blablabla, alias, APAAN SIH?? Manusia mana sih yang pertama kali bikin standar ataupun aturan soal hal-hal yang nggak bisa diukur kaya gini? Menurut aku soal penampilan, kebahagiaan, kepuasan, k...

Remidial Kecemasan

Akhir-akhir ini aku mengalami yang namanya kecemasan. Banyak banget. Aku mau mengawali dengan kata "untungnya" tapi di satu sisi sebenarnya aku merasa beberapa hal ini bukan "untungnya". Kenapa gitu? Karena ... Dari sekian banyak jenis kecemasan yang aku alami ulang  akhir-akhir ini, bisa dibilang semuanya udah pernah aku rasakan sebelumnya. Nggak ada "kecemasan" yang terasa asing. Untungnya , karena kecemasan ini ngga terasa asing, aku lebih bisa mengidentifikasi penyebab dari kecemasan yang aku rasakan dan aku bisa meyakinkan diriku sendiri, sesuatu yang kaya gini, "kalo aku bisa ngelaluin kecemasan yang lalu (waktu pertama kali aku ngrasain), aku pasti bisa juga ngelaluin yang ini". Tidak untungnya  adalah, rasanya ibarat bekas luka lama yang udah kamu lupain untuk waktu yang lama, tapi dilukain  lagi dengan cara yang hampir serupa.  Kamu cuma inget, kayanya aku pernah deh ngalamin ini , tapi kamu nggak bener-bener inget detailnya. Kaya seolah...