Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

A Journey To Find Something I Might Never Knew

Baru baru ini aku berkontak lagi (by chat) sama salah satu temen SDku. Yang aku ngga sangka-sangka adalah, dia ternyata membawa angin segar buat aku yang lagi sibuk "membangun diri" ini. Di 2022, aku pernah nulis tentang "Me Before vs Me After" yang intinya berisi keresahan aku soal diriku sendiri dimana aku merasa aku adalah orang yang berbeda dengan aku versi dulu. Well, sebenernya ngga ada salahnya untuk berubah . Namanya juga manusia. Dinamis.  Tapi, letak permasalahannya buat aku ada di 'ambang batas' toleransiku dalam menghadapi banyak hal. Saat ini pun aku berani bilang kalo masalah yang aku hadapi waktu SD itu berat banget untuk standar orang dewasa (terlebih konfliknya bersifat kontinu), apalagi buat aku versi anak usia 9 tahun? Tapi, aku juga ingat kalo aku lebih resilien dan bisa nge -cover  itu dengan cukup baik. Aku ngga bilang selesai ya, karena sampai sekarangpun dampak dari permasalahan itu masih ngikutin aku. it still haunting me . Tapi yang...

Self Analyze: Avoidant Attachment (belum selese. ga mood)

Saking ngga adanya yang bisa ditulis (ada sih tapi aku tuh L.u.p.a) Eh tiba tiba aku pengen liat film genre survival atau Harry Potter gitu deh. Batal nulis aja apa? Jadi beberapa waktu yang lalu aku melakukan kaya attachment test  gitu dan hasilnya adalah aku Dismissive Avoidant.  Aku sebenarnya bisa aja ngasih penjelasan dulu soal apa sih attachment style itu? ada apa aja?  Tapi jujur aja aku males. Ini aja aku udah mulai mempertimbangkan apakah sebaiknya aku bobo aja ...? Soalnya ini udah malem - tengah malam. Kayanya mending aku bobo aja deh. OKE BYE. LANJUT BESOK (lanjutan - 4 Mei 2024) Nah mari melanjutkan. Anyway, aku ngga akan berkuliah soal apa itu attachment . Karena aku pemalas dan aku sih maunya siapapun yang baca blog ku orangnya mau inisiatif belajar sendiri ya. Ini soal mau dan ga mau aja kok. Kalo emang mau tau tinggal cari di google, kalo ngga mau ya yaudah. Paling ntar juga bisa lihat dari tulisanku ini aja yang tentu saja amburadul. Intinya attachment ...

Menemukan Kata di dalam Gua

Kalo siang aku punya lumayan banyak  ide soal apa aja yang mau aku tulis. Tapi disaat luang saat malam, aku lupa semuanya. Aku tau ada sesuatu yang mau aku tulis dan udah aku ramu berhar-hari ini. Tapi aku nggak inget. Kaya i cant find the word . Nulis itu buat aku kaya bagian dari bicara dengan diri sendiri. Nah saat bicara dengan diri sendiri itu aku merasa kaya lagi berdiri di sebuah gua gelap yang ujungnya bercahaya. Terus tempat dimana harusnya ada stalagtit sama stalagmit itu, ada kata-kata. Mereka tu tersembunyi dalam gelap, jadi aku sendiri juga harus nyari-nyari, "kata apa ya yang tepat untuk aku gunakan mewakili ...?"  Kadang proses itu bisa sulit (yang artinya masih perlu marinasi) tapi kadang juga bisa aja mudah. Kadang juga perlu perubahan. Tapi sering juga tetap. Sumpah aku ngga tau mau ngomong apa.