Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

What's Love, Exactly? A Love Indicator

Untuk permulaan, tanyakan ini ke diri kita masing-masing, "Apa itu CINTA?" "Darimana kita tahu kalau itu CINTA?" as Elle sang, how does she knows you love her? How does she knows, It's LOVE?! "Apa indikator CINTA?" "Darimana kita tahu kita mencintai dan dicintai dengan benar?" Karena jawabannya akan beda-beda buat setiap orang. Banyak orang yang beranggapan cinta itu sebuah emosi nyata. Well actually , mungkin ini terlalu logika buat orang-orang yang percaya kalau cinta adalah sebuah keajaiban. Tapi apa yang biasanya orang-orang anggap sebagai cinta: Jantung berdegup; salting; merasa nyaman;  butterflies feeling, itu lebih dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan oleh otak yang dihasilkan karena adanya rangsangan dari pikiran sendiri. Jadi, apakah 'gejala cinta' yang kita pikir adalah bukti cinta itu bisa disebut 'CINTA' ketika sebenarnya yang memunculkan gejalanya sendiri adalah diri kita sendiri alias proses kognitif kita sen...

Mungkin, Itu Caranya untuk Tetap Hidup

    "Boleh nggak aku pinjem uang?"      "Lagi?" Suara di seberang telepon tidak menjawab. "Bukannya kemarin kamu baru aja balikin ke Rania, ya?"     "Kok kamu tau? Kalian ngomongin aku di belakang?" Tanya suara Aura yang terdengar berat dan serak.     "Yaiyalah, Ra. Pasti kita ngomongin kamu. Kamu ada masalah apa gimana sih, Ra? Kenapa jadi sering pinjem duit gini? Kamu daftar paylater  ya?" Tuduh Daven.     "Bukan, Ven."     "Terus?"     "Ya pengen pinjem uang aja."  Daven heran. Ia pernah mendengar kasus orang yang punya kelainan hobi mencuri dan berbohong, tapi berhutang?      "Yang bener aja, kocak Lu." Tanggap Daven. Aura hanya menghela napas. Disela-sela helaan napas itu, Daven bisa mendengar suara ingus yang dihirup.     "Kamu nangis, Ra?" Tanya Daven.      "Hmm." Jawab Aura singkat.     "Mau cerita?" Daven menawarkan.     "Nggak tau, Ve...